Kecilkan Distraksi, Besarkan Potensi. Mulai dari Tulisan Ini

15 Jenis Skill Digital yang Paling Dibutuhkan Bisnis Saat Ini & Masa Depan

jenis skill digital yang paling dibutuhkan

Saat ini, kita sudah masuk proses digital transformation yang mana menuntut para pekerja untuk memiliki digital skill atau keterampilan digital. Keterampilan ini nantinya bakal dibutuhkan oleh semua bisnis, sehingga membantu Sobat HimmaBoost untuk bersaing di dunia kerja.

Tapi, sebenarnya apa saja jenis skill digital yang paling dibutuhkan oleh bisnis saat ini hingga masa mendatang nanti? Kali ini, MinBoost bakal kasih tahu informasinya secara lengkap sampai cara upgrade skill digital yang tepat. Yuk, simak sampai akhir, ya!

Pengertian & Pentingnya Skill Digital

Skill digital adalah kemampuan yang berkaitan dengan penggunaan teknologi, internet, dan perangkat digital untuk menunjang pekerjaan maupun bisnis. 

Di era serba online, skill ini jadi “mata uang baru” karena hampir semua sektor, mulai dari UMKM, startup, hingga perusahaan besar, sudah bergeser ke dunia digital. Sobat HimmaBoost yang punya skill digital punya peluang lebih besar untuk dilirik perusahaan atau bahkan membangun bisnis sendiri.

Artinya, bila Sobat HimmaBoost punya skill digital, dijamin nggak bakal ketinggalan zaman karena perkembangan digitalisasi yang semakin pesat.

Baca Juga: 11 Cara Switch Career Buat Fresh Graduate, Peluang Kerja Lebih Besar

Jenis Skill Digital yang Paling Dibutuhkan

Terdapat banyak jenis skill digital yang paling dibutuhkan bisnis, baik saat ini maupun masa mendatang. Bahkan, jenis skill ini bisa membantu Sobat HimmaBoost buat growth up dan sukses, loh! Berikut beberapa skill digital yang paling dibutuhkan:

1. Search Engine Optimization (SEO)

Search Engine Optimization (SEO) teknik untuk membuat website atau konten muncul di halaman pertama Google. Misalnya, Sobat HimmaBoost punya toko online baju, dengan SEO, websitenya bisa muncul saat orang mencari “baju kekinian murah”. 

Dengan begitu, calon pelanggan bisa lebih mudah nemuin bisnis Sobat HimmaBoost, sehingga bisa bantu ningkatin brand awareness sampai penjualan hanya lewat website. Melalui skill SEO, bisnis bisa dapetin traffic dan leads secara organik.

2. Search Engine Marketing (SEM)

Jika SEO merupakan strategi marketing berbasis organik di website, maka SEM berbasis iklan berbayar. Artinya, SEM adalah teknik marketing berbasis iklan berbayar di mesin pencari, seperti Google.

Misalnya, saat Sobat HimmaBoost mencari kata kunci “kursus digital marketing”, hasil teratas yang bertuliskan “Ad” adalah strategi SEM. Nah, strategi inilah yang bisa bantu bisnis buat mendapatkan traffic maupun leads secara instan karena bisa menjangkau target lebih spesifik. Jadi, dibutuhkan skill yang kuat untuk menjalankan iklan di mesin pencari.

3. Content Marketing

Content marketing fokus membuat konten yang relevan dan konsisten untuk menarik audiens. Misalnya, brand skincare membuat blog tentang cara merawat kulit remaja. Konten ini bukan sekadar jualan, tapi memberi edukasi sehingga audiens lebih percaya pada brand.

Jadi, nggak bisa hanya punya basic skill nulis aja, tapi seorang content marketing juga harus punya kemampuan menyusun strategi yang tepat. Tujuannya agar konten yang dibuat, sesuai sama target audiens.

4. Content Strategist

Berbeda dengan content marketing, seorang content strategist lebih ke arah perencana. Skill ini meliputi bagaimana menentukan jenis konten, target audiens, hingga channel distribusi. 

Misalnya, Sobat HimmaBoost ingin membangun personal branding di LinkedIn, strategi kontennya tentu beda dengan strategi untuk TikTok.

5. Digital Marketing

Digital marketing mencakup semua aktivitas promosi lewat kanal digital seperti iklan, email, media sosial, atau website. Tak heran, bila digital marketing menjadi salah satu skill digital yang paling dibutuhkan saat ini maupun masa mendatang.

Perannya untuk mempromosikan bisnis sangatlah penting. Bahkan, bukan hanya menjangkau pasar domestik saja, tetapi juga secara internasional. Tapi, bila ingin menjadi digital marketer, Sobat HimmaBoost harus mau belajar lebih kompleks terkait pemasaran digital ini.

6. Design Grafis & UI/UX Design

Promosi lewat platform online, bukan hanya membutuhkan tulisan menarik saja. Akan tetapi, visual juga menjadi daya tarik utama bagi audiens. Tak heran, bila skill desain sangat dibutuhkan di era digital ini.

Misalnya, desain grafis untuk membuat konten poster, feed instagram, logo, dan lain sebagainya. Kemudian, UI/UX design lebih fokus ke pengalaman pengguna, seperti membuat aplikasi mobile yang user friendly.

7. Pemrograman & Coding

Nggak cuma keterampilan pemasaran saja skill digital yang paling dibutuhkan saat ini, pemrograman dan coding juga menjadi fondasi penting. Soalnya, keterampilan ini banyak dicari bisnis karena bisa buat aplikasi, sistem, website, sampai produk digital.

Skill coding dengan aplikasi kayak Python, Java, atau JavaScript sekarang ini udah banyak banget yang cari. Nggak cuma perusahaan besar, bahan UMKM dan StartUp juga butuh banget.

8. Web Development

Kalau SEO fokus ke strategi gimana caranya website dan konten masuk ranking Search Engine, seperti Google, berbeda halnya sama Web Developer yang fokusnya buat membangun serta mengelola website.

Misalnya, perusahaan butuh website e-commerce, seorang web developer akan mengatur tampilan, sistem pembayaran, hingga keamanan.

9. Social Media Specialist

Bukan cuma sekedar platform hiburan saja, media sosial juga bisa dijadikan kanal bisnis. Biasanya, yang bertugas adalah Social Media Specialist untuk mengelola akun brand, buat konten, sampai analisis data engagement.

Jadi, nggak heran kalau banyak bisnis yang butuh skill seorang social media specialist. Apalagi, sekarang udah banyak brand lokal dan baru yang langsung viral gara-gara kontennya FYP di TikTok. Inilah yang bikin brand makin dikenal dan produk terjual laris.

Baca Juga: 10 Cara Bangun Personal Branding di TikTok, Auto Dapet Endorse!

10. Video Editing

Terkadang, supaya konten video bisa FYP dan brand dikenal calon audiens, bukan cuma penyusunan strategi dari social media specialist saja. Tapi, juga dibutuhkan peran video editing agar hasil kontennya makin berkualitas dan sesuai target pasar.

Soalnya, nggak semua social media specialist itu bisa edit video. Jadi, skill video editing tetap dibutuhkan di era sekarang. Terlebih, konten di TikTok, YouTube, Instagram, & Facebook sangat disukai oleh audiens.

11. Data Analyst

Data analyst juga menjadi salah satu skill yang paling dibutuhkan oleh bisnis saat ini maupun masa depan. Pasalnya, seorang data analyst bertugas mengolah data untuk menemukan insight bisnis. 

Contohnya, analisis data pelanggan bisa menunjukkan produk mana yang paling laku dan jam berapa konsumen paling sering belanja online. Insight ini membantu perusahaan mengambil keputusan lebih tepat.

12. Cyber Security

Terjun dalam dunia digital saja nggak cukup buat bisnis bertahan, terlebih risiko keamanannya yang sangat besar. Nggak heran, bila profesi Cyber Security sangat dibutuhkan buat melindungi data pelanggan maupun sistem perusahaan.

Misalnya, website brand yang Sobat HimmaBoost sedang diserang hacker, maka skill dan profesi seorang cyber security di sini sangat dibutuhkan untuk mencegah kebocoran data serta mengembalikan website ke semula.

13. Pemahaman Artificial Intelligence (AI)

Bukan digitalisasi kalau nggak ada Artificial Intelligence (AI). Nggak heran, bila pemahaman terhadap kecerdasan buatan ini menjadi salah satu jenis skill digital yang paling dibutuhkan oleh bisnis.

Pasalnya, hampir semua sektor bisnis, bahkan pemerintah sekalipun, sudah memanfaatkan kecerdasan buatan untuk layanan pelanggan. Misalnya, perusahaan logistik menggunakan AI untuk memprediksi rute tercepat pengiriman barang.

14. Project Management

Skill ini memastikan setiap proyek digital berjalan sesuai rencana, deadline, dan budget. Project manager jadi “dirigen” yang mengatur tim agar tetap on track. Contohnya, saat membangun aplikasi baru, project manager akan mengkoordinasikan tim desain, developer, dan marketing.

15. Internet of Things (IoT)

IoT adalah teknologi yang menghubungkan perangkat fisik ke internet. Contoh gampangnya, smart home yang bisa menyalakan lampu lewat smartphone. Di dunia bisnis, IoT juga dipakai untuk supply chain, misalnya melacak posisi barang secara real-time. 

Nggak heran, kalau keterampilan di bidang IoT sangat dibutuhkan di masa mendatang. Melalui skill ini, perusahaan bisa membangun produk-produk baru berbasis IoT yang memberikan efektivitas & efisiensi bagi pelanggan.

Baca Juga: 9 Cara Upgrade Skill Digital Gratis, Cocok Buat Pemula Nambah Income

Soft Skill Apa yang Sangat Dibutuhkan Dimasa Kini dan Masa Depan?

Digital transformation membuat Sobat HimmaBoost harus punya salah satu jenis skill digital yang paling dibutuhkan oleh bisnis saat ini maupun masa depan. Sebab, skill digital inilah yang bakal membantu untuk bersaing di tengah ketatnya persaingan dunia kerja.

Nggak cuma itu saja, Sobat HimmaBoost juga harus punya soft skill yang sangat dibutuhkan dimasa kini dan masa depan, di antaranya:

  • Berpikir kritis & kreatif
  • Komunikatif
  • Leadership atau kepemimpinan
  • Kerja sama
  • Analisis data & informasi
  • Kreatif dan inovatif
  • Kemampuan beradaptasi
  • Manajemen waktu
  • Pemecahan masalah
  • Kecerdasan emosional
  • Empati
  • Dsb.

Sudahkah Sobat HimmaBoost Punya Skill Digital?

Ternyata, banyak sekali jenis skill digital yang paling dibutuhkan oleh bisnis, ya Sobat HimmaBoost! Apalagi, sekarang sampai nanti, kebutuhan akan profesi yang berkaitan digital itu makin banyak banget.

Nggak heran, kalau skill digital sangat dibutuhkan oleh bisnis. Tapi, apakah Sobat HimmaBoost udah punya skill digital? Yuk, komen di bawah, siapa tahu bisa belajar bareng dan punya passion di bidang yang sama!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *